Sunday, 8 July 2007

Saudara saudara Rasulullah

Subhanallah, saya terharu sekali ketika saudara saya, ukh prima bercerita tentang hadits ini

Dari Anas bin Malik r.a berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Aku ingin sekali bertemu saudara saudaraku.” Para sahabat berkata, “Bukankah kami ini adalah saudara saudara engkau?” Beliau menjawab, “Kamu adalah shahabatku. Tetapi saudara saudaraku adalah orang orang yang beriman kepadaku, sedangkan mereka belum pernah melihat aku.” H. R Ahmad

Hadits lain menambahkan,

Dari Abdurrahman Al Juhani r.a berkata, ‘keitka kami sedang duduk duduk bersama Rasulullah saw. Kemudian tiba tiba muncul dua orang penunggang. Ketika melihat mereka, beliau berkata, “Kedua orang ini nampaknya berasal dari suku Kindah dan Madzhij!’ Setelah mereka sampai dihadapan beliau, ternyata belunar bahwa mereka berasal dari Madzhij. Lalu salah seorang dari mereka mendekat kepada beliau untuk berbai’at. Sambil menjabat tangan Rasulullah SAW., ia berkata, “Wahai Rasulullah, bagaimana menurut engkau tentang orang yang melihat engkau lalu beriman kepada engkau dan membenarkan apa yang engkau (sampaikan) dan mengikuti engkau, apa yang akan ia peroleh (disana)?” beliau menjawab, “kebahagiaanlah baginya.” Lalu ia menjabat tangan Nabi SAW. Dan pergi. kemudian yang lain maju dan memegang tangan nabi SAW untuk berbaiat. Ia berkata, “Wahai Rasulullah, bagaimana menurut engkau tentang orang yang beriman kepada engkau, membenarkan engkau, dan mengikuti engkau, sedangkan ia tidak pernah melihat engkau, apa yang akan ia peroleh?” beliau menjawab, “Kebahagiaanlah baginya, kebahagiaanlah baginya dan kebahagiaanlah baginya.” Kemudian ia menjabat tangan Rasulullah lalu pergi. H.R Ahmad

Ya Rasul!!

Allahuma shalli ala Muhammad!